Medan, (MOL GNI) — Sebanyak 360 jemaah haji Kloter 2 asal Kabupaten Langkat resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah menanti selama 13 hingga 14 tahun.
Keberangkatan berlangsung lancar dan penuh haru di Embarkasi Medan, Jalan Jenderal Besar Abdul Harris Nasution (Jl. AH Nasution), Kecamatan Medan Johor, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara
Rasa syukur tampak dari para jemaah yang akhirnya mendapatkan kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan tertib, menandai dimulainya perjalanan spiritual para tamu Allah tersebut.
Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang M.Si, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini harus lebih baik, seiring dengan fokus pengelolaan yang kini berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah.
Ia memastikan seluruh dokumen jemaah, termasuk visa dan kartu Nusuk, telah diselesaikan sebelum keberangkatan.
Hal ini dinilai sebagai kemajuan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Jemaah harus merasakan pelayanan yang lebih baik, mulai dari dokumen, transportasi, hingga konsumsi.
"Jika ada keluhan, silakan disampaikan—kami akan kawal langsung,” tegasnya dalam sambutan di Aula Madinatul Hujjaj Emberkasi Medan, Selasa malam (22/4/2026).
Terkait biaya, Marwan mengungkapkan adanya potensi kenaikan sekitar Rp.8 juta per jemaah akibat lonjakan harga avtur. Namun demikian, DPR RI bersama pemerintah telah sepakat bahwa tambahan biaya tersebut tidak akan dibebankan kepada jemaah.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan negara kepada umat.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, telah menegaskan komitmen pemerintah untuk menanggung beban tambahan biaya tersebut.
“Jika bukan dari jemaah, maka negara yang akan menanggung. Ini bentuk keberpihakan kepada umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Marwan Dasopang menekankan bahwa pengawasan terhadap layanan haji akan diperketat, mencakup transportasi, akomodasi, hingga konsumsi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
DPR RI juga menyiapkan skenario darurat, termasuk cadangan logistik berupa makanan siap saji untuk mengantisipasi kendala distribusi di lapangan.
Dari sisi kesehatan, seluruh jemaah Kloter 2 Langkat telah dinyatakan layak berangkat setelah melalui serangkaian pemeriksaan berlapis.
Proses keberangkatan yang semakin efisien juga diharapkan mampu mengurangi tingkat kelelahan jemaah.
Menutup pernyataannya, Marwan meminta doa dari para jemaah untuk Sumatera Utara dan Indonesia agar tetap aman dan sejahtera.
“Kami mengiringi keberangkatan ini dengan doa. Semoga seluruh jemaah sehat, ibadah berjalan lancar, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya. ( Puput )















0 Komentar